5 Cara Unik Menangkal Hujan Orang Indonesia 2017

Advertisement
Beritamu.info - Hujan merupakan anugerah Tuhan. Untuk beberapa orang, hujan adalah berkah, salah satu sumber mata air yang bisa dimanfaatkan untuk macam-macam keperluan, khususnya dalam pertanian. Walaupun demikian disamping itu , hujan pun menjadi sebuah hal yang ingin dijauhi serta tidak disukai, termasuk bagi orang yang mau bepergian maupun beraktivitas di luar ruangan.

Baik intensitas rendah mau juga tinggi, hujan pula menyebabkan kekhawatiran bagi orang yang mau mengadakan hajatan, misalnya pernikahan. Buat kaum Budha yang hendak merayakan Imlek, hujan yang turun dihari tersebut di yakini membuat rejeki akan berkurang sedikit atau anugrah tanpa berkah. Itulah alasan tradisi di Indonesia sendiri, diadakan sejenis ritual khusus buat menangkal datangnya hujan.Selain itu, prosesi ini juga dilakukan oleh pawang hujan ataupun ahlinya.

Entah benar-benar logis atau tidak, berikut ini 5 Cara Unik Menangkal Hujan Orang Indonesia :

Cara Unik Menangkal Hujan
Cara Unik Menangkal Hujan

1.Celana dalam calon pengantin atau pemilik hajat
Cara ini cukup populer, baik dilakukan oleh orang yang akan menggelar hajatan atau hanya dalam keseharian. Pemilik rumah biasanya meletakkan celana dalam di atas genteng. Celana tersebut tidak boleh sembarangan, harus milik pihak yang menginginkan tidak datangnya hujan. Selain itu, celananya harus bekas pakai, bukan yang baru atau bersih.

2. Tanggalan adat Jawa atau primbon
Selain cara-cara unik di atas, pemilihan hari yang tepat menjadi landasan mencari hari baik dan menghindari hari sial termasuk hari dimana hujan kemungkinan akan turun. Penentuan tanggal baik ini biasanya dilihat dari tanggal meninggalnya sesepuh laki-laki, tanggal puput puser bagi kaum pria dan tanggal kelahiran

3.Cabai, bawang putih, bawang merah dan lidi
Cara ini sering digunakan oleh pawang hujan, meskipun terkesan aneh. Caranya yaitu cukup dengan merangkai bawang dan cabe pada sebatang lidi dengan cara ditusukkan. Kemudian, lidi yang sudah ditancapkan bawang dan cabe tersebut diletakkan di setiap sisi rumah atau tempat acara berlangsung. Disarankan bahan yang digunakan merupakan hasil panen sendiri dan pemohon harus percaya dan yakin.

4.Larangan mandi bagi yang akan menggelar hajatan
Calon pengantin atau pemilik hajat dan keluarganya dilarang mandi satu hari menjelang hari H. Lama waktu larangan dimulai sore sehari sebelum hajatan dimulai. Apabila calon hajat mandi, maka hujan dipercaya akan turun. Cara ini meskipun bertolak belakang dengan pentingnya mandi 2 kali sehari, tetapi sudah menjadi budaya untuk bangsa kejawen dan merupakan ajaran spiritual asli dari leluhur tanah Jawa.

5.Telur, bawang, cabai, tulisan doa dan kain putih
Pernahkah melihat bungkusan putih yang diletakkan di loteng rumah? Bisa jadi ini adalah salah satu ritual penangkal hujan yang terdiri dari telur, bawang, cabai dan tulisan doa yang dibungkus dengan kaih putih. Cara ini juga biasa dilakukan oleh calon pemilik hajat.

Itulah 5 Cara Unik Menangkal Hujan Orang Indonesia  Apakah and suka berpergian keluar rumah? Kami sarankan untuk membaca 7 Tips Berkendara Saat Musim Hujan Yang Aman.

Advertisement