7 Kesalahan Fatal Yahoo Tenggelam Di Dunia Internet 2017

Advertisement
Advertisement
Beritamu.info - Kemajuan teknologi saat ini tidak terlepas dari peranan dari salah satu startup yang merupakan dahulunya browser sangat terkenal dan menjadi pilihan utama dalam melakukan akses internet sebagai mesin pencari paling utama yang digunakan para penggiat internet dan nama startup yang di maksud itu adalah Yahoo dimana saat itu Yahoo merupakan mesin pencari yang utama yang digunakan oleh semua pengguna internet di dunia.

Namun sayangnya kemajuan yang dilakukan oleh Yahoo tersebut kini nampak sirna dengan banyaknya para pengguna internet yang beralih ke masin pencari yang lebih kompetitif yaitu Google, bahkan para pakar menganalisa ada beberapa kesalahan yang pernah dilakukan oleh Yahoo semasa jayanya bahkan dengan itu bisa menjadi bumerang bagi Yahoo itu sendiri dengan semakin sedeikitnya pengguna yahoo di negara negara di dunia saat ini.

Bahkan tidak hanya itu kesalahan yang pernah dilakukan oleh Yahoo itu bisa memberikan signal kuat bagi mesin pencari lainnya untuk bisa mengembangkan sebuah layanan yang lebih komplit dan fleksibel bagi para pengguna internet di dunia ini termasuk di indonesia sendiri yang notabanenya merupakan negara dengan pengguna internet terbesar di dunia, dan sampai dengan saat ini nama Yahoo seolah sirna ditelan masa kalah bersaing dengan startup yang lebih komplit lagi yaitu Google, lalu apa yang membuat Yahoo bisa tenggelam di dunia internet? berikut 7 Kesalahan Fatal Yahoo Tenggelam Di Dunia Internet untuk anda silahkan simak.

www.beritamu.info
7 Kesalahan Yahoo

1. Melewatkan membeli Google 2 KALI tepatnya pada tahun 1997 dan 2002 dimana Yahoo menolak membeli Google dengan alasan mesin pencari Google dibuat untuk memberikan jawaban paling relevan dalam tempo yang cepat. Aneh? Ternyata, saat itu Yahoo ingin netizen lebih banyak menghabiskan waktu di situs mereka. Sehingga, mesin pencari Yahoo didesain untuk menampilkan jawaban pertanyaan atau kata kunci yang dimasukkan ditambah kegiatan lain.

2. Di tahun 2006, Facebook mulai tumbuh menjadi media sosial yang menjanjikan. Imbasnya, Facebook langsung menerima pinangan dari 11 perusahaan besar, mulai dari Google sampai Yahoo. Nah, kemudian Yahoo nyaris menemui kesepakatan akuisisi Facebook. Tetapi, ketika itu Yahoo mengalami sedikit goncangan di bursa saham, dan membuat mereka menurunkan tawaran yang awalnya USD 1 miliar menjadi USD 875 juta saja. Tentu saja Mark Zuckerberg menolak tawaran itu. Dan kini Facebook menjelma menjadi jejaring sosial terbesar di dunia.

3.  Tolak dibeli Microsoft, Mantan CEO Microsoft, Steve Balmer, di tahun 2008 lalu berupaya keras untuk membeli Yahoo. Balmer pun mengajukan mahar sebesar USD 44 miliar pada Yahoo. Namun, tawaran itu buru-buru ditolak dengan alasan terlalu murah. Padahal saat itu bisnis Yahoo sudah mulai 'tidak sehat'. Apalagi posisi Yahoo sebagai browser paling banyak digunakan sudah digeser oleh Google. Akhirnya sekarang Yahoo justru berminat menjual bisnis internet mereka, kemungkinan besar dengan harga di bawah penawaran Balmer dulu.

4. Tak jadikan Flickr sosial media,  Sebelum Instagram, Facebook, atau Tumblr lahir, Flickr menjadi situs berbagi foto andalan netizen. Sayangnya, keputusan Yahoo untuk tetap memonetisasinya dan tidak mengubah Flickr menjadi jejaring sosial berbagi gambar akhirnya justru membuat Flickr 'mati' secara per lahan. Akibatnya, saat internet mulai dikuasai jejaring sosial, dan foto atau gambar bisa dengan mudah dibagikan, Flickr ditinggalkan penggunanya. Ya, Yahoo membuang kesempatan emas menjadikan Flickr sumber pemasukan dan hanya menggunakannya sebagai data base saja.

5. Bentuk perusahaan tak jelas, Apakah Yahoo sebuah perusahaan teknologi? Sepertinya memang iya, tetapi ternyata pemasukan terbesar Yahoo dari iklan, sehingga mereka lebih pantas disebut perusahaan media.
Uniknya, cara operasi perusahaan Yahoo justru lebih mirip perusahaan teknologi. Model usaha yang tidak jelas ini disebut pakar komputer Paul Graham sebagai biang keladi perkembangan Yahoo yang stagnan. Yahoo seakan tak punya tujuan jelas. Imbasnya pun pahit, Yahoo gagal bersaing dengan perusahaan teknologi asli macam Microsoft atau perusahaan berbasis startup media seperti Google.

6.Gagal sukseskan Tumblr, Sekitar tahun 2010an Tumblr termasuk jejaring sosial yang paling diminati di dunia. Tidak salah bila akhirnya CEO Yahoo saat ini, Marissa Mayer yang juga pemilik Tumblr memutuskan untuk membeli jejaring sosial itu.Akan tetapi, sampai saat ini Tumblr belum juga menghasilkan keuntungan yang signifikan bagi Yahoo. Celakanya, niatan Yahoo untuk mengubah Tumblr justru mendapat kritikan keras dari penggunanya. Apabila keadaan ini terus dibiarkan, Tumblr akan mengikuti GeoCities dan Flickr yang lebih dulu menjadi akuisisi gagal Yahoo.

 7. CEO tak juga bersinar, Saat menggandeng Marissa Mayer sebagai CEO beberapa tahun lalu, Yahoo berharap bisa melakukan perubahan besar. Sayangnya, hal itu tidak kunjung terjadi atau membuahkan hasil. Banyak pihak menyatakanjam terbang Marissa belum mampu membawa Yahoo keluar dari keterpurukan.
Hal ini lantas membuat Yahoo berpeluang menjual 3 bisnis internet tama mereka karena memang tidak ada pilihan lain yang mampu menyelamatkan Yahoo saat ini. Padahal, Marissa sudah menjabat sebagai CEO Yahoo sejak tahun 2012 lalu dan per 5 tahun digaji sekitar USD 117 juta. Tidak aneh bila beberapa hari ini posisi Marissa sebagai CEO Yahoo terus 'digoyang'.

Dari sekian banyak layanan yang telah dan akan dikembangkan oleh para penyedia startup internet di dunia ini mungkin langkah yang dilakukan oleh Yahoo sendiri bisa menjadi salah satu contoh bagi penyedia browser di dunia ini seperti dengan mengetahui 20 fakta unik tentang google yang bisa membantu anda dalam mengikuti perkembangan teknolgi internet dari waktu ke waktu.

Advertisement